Cara Menjadi Travel Blogger untuk Pemula

Cara Menjadi Travel Blogger

Hai, K-friends! Siapa yang suka traveling?

Sebagian besar yang mengunjungi halaman artikel ini pasti menyukai traveling.

Bagaimana tidak?

Menikmati waktu luang dengan cara traveling di tempat-tempat yang menyimpan berjuta cerita menarik, pemandangan memikat, juga kuliner yang menggugah selera tentunya sangat menyenangkan.

Nah, kalau traveling sembari mendapatkan penghasilan tambahan? Tentu semakin menyenangkan, bukan?

Itulah alasan kenapa banyak orang, mungkin termasuk Anda, ingin memulai karir sebagai travel blogger. Terlebih bagi Anda yang memiliki passion dalam bidang menulis. 

Pikiran menjadi lebih segar setelah jalan-jalan, uang saku bertambah, dan passion terpenuhi. 

Sungguh perpaduan yang luar biasa.

Untuk mengetahui cara menjadi travel blogger profesional yang inspiratif, Anda bisa menemukannya pada artikel di bawah ini.

Cara Menjadi Travel Blogger

Cara Menjadi Travel Blogger

Bagi para pemula, mungkin semua hal tampak membingungkan.

Apalagi yang belum pernah bersinggungan dengan dunia IT dan belum terbiasa untuk menulis.

Tapi tenang saja, everything does seem hard only at the beginning. Semua hal memang tampak sangat sulit, tapi itu hanya di awal saja. 

Sekali menguasai dasar-dasarnya, Anda akan merasa lebih mudah dalam mengembangkan website Anda. Begitu juga dengan menulis konten. 

Yuk, langsung saja kita simak bersama cara menjadi travel blogger dari nol.

  • Memahami Apa itu Website

Kunci pertama dan utama tentu saja memahami apa itu website juga cara pengelolaannya. 

Dari memahami apa itu website, Anda bisa memilih website jenis apa yang akan digunakan sesuai dengan tujuan pembuatan blog bagi Anda.

Anda bisa memilih untuk membangun website custom atau memanfaatkan layanan platform-platform CMS populer.

Umumnya, para travel blogger pemula memilih menggunakan platform populer yang bersifat open source.

CMS dapat digunakan secara gratis dan  pengelolaannya terbilang mudah.

  • Memilih Platform

Jika Anda memilih menggunakan platform CMS, Anda perlu mempelajari dulu platform mana yang cocok dengan selera dan kebutuhan Anda. 

Fitur-fitur apa saja yang masing-masing CMS sediakan. 

Ada beberapa platform CMS yang popular untuk digunakan. Namun, peringkat pertama dimiliki oleh WordPress. 

Sebanyak 42,4% dari website yang ada di dunia menggunakan WordPress sebagai CMS nya.

Selain WordPress ada juga Shopify, Joomla, Squarespace, Wix, Drupal, dan masih banyak lagi.

  • Menentukan Nama Domain

Sembari memikirkan platform apa yang ingin digunakan, Anda juga perlu memikirkan nama domain dengan baik.

Saat akan membuat website, Anda perlu memikirkan nama domain dan ekstensi domain apa yang akan digunakan. 

Bagian-Bagian Domain

Nama domain akan menjadi brand yang menunjukkan siapa Anda dan citra website Anda. 

Kunci dari nama domain yang baik adalah singkat, mudah diingat, dan mengandung kata kunci.

Sebagai contoh, nama domain wanderlust pasti akan lebih cocok untuk website traveling daripada roses_you_and_me.

Sedangkan ekstensi domani akan menunjukkan dalam bidang apa website Anda bergerak dan menambah kredibilitas website.

Sebuah website profesional pasti menggunakan ekstensi domain premium atau dikenal juga dengan sebutan Top-Level Domain (TLD). 

Bukan menggunakan domain gratis seperti .tk atau .biz

Selain kurang memadai dari sisi keamanannya, domain gratis tersebut akan menurunkan citra website Anda.

Oh iya, jangan lupa jika masing-masing ekstensi domain memiliki arti tertentu. 

Seperti ekstensi .com untuk website komersial dan .org untuk website milik suatu organisasi. 

Jangan sampai salah pilih nama domain dan ekstensinya ya.

  • Memilih Layanan Hosting

Setelah itu, Anda perlu memilih layanan web hosting terbaik untuk menjalankan website Anda.

Tanpa hosting, website Anda tidak akan bisa “diluncurkan di internet.”

Anda harus menggunakan hosting terbaik agar website tidak sering down. 

Pengunjung website akan susah untuk meningkat jika website Anda sering mengalami gangguan.

  • Mempelajari dan Menerapkan SEO

Langkah selanjutnya adalah mempelajari SEO (Search Engine Optimisation) agar website memiliki ranking yang lebih tinggi dimata mesin pencarian.

Ada dua macam SEO yang perlu Anda pelajari yaitu SEO on Page dan SEO off Page.

  • Membuat Konten

Setelah Anda memahami apa saja yang perlu dilakukan dalam SEO, Anda tinggal menerapkannya saat menulis konten.

Dalam pembuatan konten Anda harus konsisten, menarik, dengan topik yang relevan. 

Pilih gaya bahasa yang akan digunakan, agar sesuai dengan ciri kahas dan target audiens Anda.

Untuk memaksimalkan konten, jangan lupa sisipi dengan gambar-gambar menarik maupun video perjalanan Anda. 

  • Promosikan Website 

Anda dapat mempromosikan website melalui sosial media seperti Instagram, facebook, twitter, dan lain sebagainya.

Selain itu Anda juga bisa bekerjasama dengan travel Blogger lain untuk duet dan saling mempromosikan website masing-masing.

Kerjasama juga tidak sebatas antar travel blogger, Anda juga bisa bekerjasama dengan pemilik suatu brand. 

Siapa tau mereka mau mensponsori perjalanan Anda.

Asik sekali, bukan?

Siap Menjadi Seorang Travel Blogger?

Menjadi seorang travel blogger professional memang tidaklah mudah, namun dengan usaha yang maksimal, Anda pasti bisa melakukannya.

Semoga ulasan singkat cara menjadi travel blogger untuk pemula yang telah kami sampaikan memberikan insight baru bagi Anda.

Bagi Anda yang ingin segera memulai, good luck!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *