May 23, 2024
Bisnis Properti untuk Menghasilkan Passive Income.

Cara Mendapatkan Passive Income dengan Mudah

Hampir semua orang pasti ingin mendapatkan passive income. 

Dengan adanya aliran passive income ke dalam kantong, Anda dapat memiliki penghasilan ekstra tanpa perlu melakukan pekerjaan yang terlalu menguras tenaga.

Bagaimana rasanya jika dapat uang dengan hanya duduk di rumah tanpa melakukan aktivitas apapun?

Tentu saja senang, bukan?

Apakah Anda baru mengetahui mengenai istilah ini dan ingin memahami lebih dalam lagi? 

Jika iya, Anda berada di artikel yang tepat. 

Anda bisa langsung menyimak informasi tentang passive income yang akan dibahas secara tuntas di artikel ini.

Apa Itu Passive Income?

Passive income memungkinkan setiap orang mendapatkan uang tanpa perlu bekerja terlalu keras. 

Nah, pendapatan passive ini dapat terbentuk setelah Anda membuat investasi terlebih dahulu. 

Ada bermacam-macam bentuk investasi yang bisa dilakukan. 

Dimana yang paling populer diantaranya adalah investasi saham, reksadana, emas, dan properti.

Cara Mudah Mendapatkan Passive Income

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Anda bisa memperoleh passive income dari berbagai investasi yang sudah dibentuk. 

Investasi di sini bukan hanya dalam bentuk uang tunai lho, namun bisa dalam bentuk usaha juga. 

Berikut ini kami jabarkan beberapa cara mudah memperoleh pasif income melalui investasi aman dan menjanjikan.

Baca juga: Ketahui Cara Membuat QR Code dan Jenisnya

1. Investasi Saham

Dengan melakukan investasi saham, Anda akan mendapatkan timbal balik berupa dividen serta capital gain.

Dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada para investor saham.

Sedangkan capital gain adalah keuntungan yang didapat dari penjualan saham.  

Sebenarnya, banyak perusahaan besar yang menjual sahamnya kepada masyarakat.

Namun, memang baru beberapa tahun terakhir ini mulai banyak masyarakat yang melek terhadap investasi saham guna mendapatkan penghasilan pasif.

 

Saham sebagai Sumber Passive Income.
Saham sebagai Sumber Passive Income. (freepik/rawpixel.com)

Dalam investasi saham, Anda perlu memantau dengan seksama bagaimana prospek perusahaan yang ingin dipilih dan berapa jumlah saham yang akan dibeli.

“Apakah perusahaan ini memiliki potensi untuk bertahan melawan kemajuan zaman dan berkembang menjadi lebih besar?”

“Apakah perusahaan ini hanya akan bertahan selama musim trend tertentu?”

Anda harus memperhatikannya dengan seksama.

Di BEI sendiri, ada kurang lebih 700 perusahaan yang menjual sahamnya kepada publik. 

Perusahaan besar yang selama ini menjadi ladang investasi saham yang cukup terpercaya adalah Bank BCA, Unilever, Bank Mandiri, Indofood, dan sebagainya. 

2. Investasi Obligasi

Obligasi merupakan cara lain agar Anda bisa mendapat penghasilan pasif dengan mudah. 

Obligasi adalah surat hutang jangka menengah maupun jangka panjang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dengan nominal dan waktu jatuh tempo tertentu. 

Maka, ketika berinvestasi pada obligasi, pada dasarnya Anda meminjamkan uang ke pihak penerbit surat utang dengan imbalan bunga yang dibayarkan setiap tahunnya.

Setelah obligasi jatuh tempo, pihak penerbit akan langsung membayar kembali investasi pokok yang sudah Anda lakukan. 

Dengan  obligasi, setiap investornya bisa mendapatkan passive income dari bunga yang diberikan oleh penerbit surat utang tanpa harus mengerjakan apapun.

Baca juga: Mengenal Apa Itu E-commerce, Jenis, Hingga Manfaatnya

3. Investasi Properti

Apabila memiliki modal besar, tanah nganggur, atau bangunan kosong, Anda bisa memanfaatkannya sebagai sarana mendapatkan passive income. 

Properti tersebut dapat Anda sewakan kepada pihak lain yang membutuhkan, contohnya sebagai ruko atau kost. 

Bisnis Properti untuk Menghasilkan Passive Income.
Bisnis Properti untuk Menghasilkan Passive Income. (Freepik/jcomp)

Bagi yang tidak punya waktu luang untuk memanajemen sewaan, gunakan jasa manajer properti untuk menangani tugas penting seperti pemeliharaan, mengurus perjanjian, perbaikan, dan penempatan penyewa.

Meskipun banyak yang bilang jika jenis pendapatan pasif ini membuat pelakunya jadi hipotek, tapi nyatanya investasi di bidang ini bisa jadi sumber passive income jangka panjang yang menjanjikan. 

4. Membuat Blog

Di era digital sekarang ini, ada satu jenis pendapatan pasif yang sangat mungkin dilakukan oleh semua kalangan, yakni membuat blog. 

Dari kegiatan blogging, Anda dapat menghasilkan banyak uang dengan mudah tanpa harus ke kantor. 

Hal yang diperlukan di sini cukup membuat konten yang baik secara konsisten dan mulai jadi publisher iklan.

Anda juga dapat mendaftarkan blog ke dalam Google Adsense untuk mendapatkan penghasilan passive. 

Hal yang perlu dilakukan di sini cukup beli domain, hosting, serta membuat konten di website saja. 

Selain dari Adsense, Anda juga bisa mendapatkan penghasilan pasif dengan mencantumkan tautan afiliasi, produk, kursus, postingan sponsor, hingga penawaran buku di dalam konten blog. 

5. Kontributor

Bagi yang memiliki keahlian dibidang desain grafis, fotografi, atau menulis, Anda memanfaatkannya untuk bergabung menjadi kontributor di platform tertentu. 

Contohnya platform Medium atau Wix yang dapat digunakan oleh penulis untuk mendapatkan pasif income.

Menulis untuk Menghasilkan Passive Income.
Menulis untuk Menghasilkan Passive Income. (Freepik/freepik)

Setiap artikel Anda dibaca oleh seseorang, akan ada sejumlah uang yang mengalir ke akun Anda. 

Sedangkan untuk Anda yang hobi mendesain dan fotografi, unggah karya Anda ke platform semacam Canva, Shutterstock, atau Freepik. 

Setiap ada pengguna yang mengunduh atau membeli lisensi pemakaian premium dari karya Anda, Anda akan mendapatkan pemasukan. 

Mencari passive income bukan hal sulit untuk dilakukan saat ini. Dengan memanfaatkan ponsel dan laptop, pendapatan pasif tersebut bisa didapat dengan mudah. Tentunya, sambil rebahan di kamar, Anda bisa mengumpulkan pundi-pundi uang.

Leave a Reply