June 17, 2024
Parked Domain adalah Cara Menyimpan Domain yang Belum akan Digunkan.

Yuk, Berkenalan dengan Parked Domain!

Domain menjadi komoditas berharga di era digital seperti sekarang. 

Pasalnya nama domain turut berimbas pada keberhasilan website yang Anda bangun. 

Domain juga mempengaruhi citra bisnis Anda di mata pelanggan. 

Jadi, ketika menemukan domain yang sekiranya cocok, Anda dapat langsung membelinya walau belum akan mengaktifkan domain tersebut dalam waktu dekat. 

Hal ini dinamakan dengan parked domain. 

Apakah Anda sudah mengetahui apa itu parked domain dan seperti apa cara menggunakannya?

Tenang saja apabila Anda belum mengetahuinya, karena kami akan membahasnya pada artikel ini. 

Selain itu, kami juga akan membahas perbedaan antara parked domain dengan add-on domain dan subdomain.

Baca juga: Mengenal Siklus pada Domain Expired 

Apa Itu Parked Domain?

Parked domain adalah domain terdaftar yang tidak digunakan, tidak ditautkan ke website, atau tidak ditautkan ke layanan hosting email lainnya.

Dengan kata lain, domain ini diparkir dan nantinya akan digunakan ketika diperlukan.

Ada banyak alasan kenapa banyak pihak yang akhirnya memilih untuk memarkirkan domainnya, antara lain:

1. Name Reservation

Alasan terbesar kenapa banyak yang memakai parked domain adalah untuk memesan nama domain yang diinginkan. 

Di luar sana, persaingan untuk memiliki domain yang bagus sangatlah ketat. 

Sebab domain yang sudah dipakai oleh website lain tidak akan bisa Anda gunakan. Kecuali pemiliknya mau menjual domain tersebut kepada Anda. 

Maka, ketika menemukan nama domain yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, banyak orang yang memutuskan untuk membeli dan menyimpannya terlebih dahulu.

Atau istilah lainnya adalah domain reservation. 

Setelah bisnis siap dijalankan dan website selesai dibangun, barulah domain tersebut diaktifkan. 

2. Menghindari Cybersquatting

Cybersquatting merupakan ancaman nyata yang sangat mungkin dihadapi oleh pebisnis. 

Cybersquatting terjadi ketika seseorang mendaftarkan nama domain menggunakan merek dagang perusahaan lain, yang umumnya adalah perusahaan besar. 

Tujuannya untuk melakukan penipuan.

Contohnya ada perusahaan besar bernama AkuSuka dengan alamat website akusuka.com

Nah, pelaku cybersquatting akan membuat situs dengan nama domain akusuka.id atau akusuka.net untuk melakukan penipuan atas nama perusahaan AkuSuka. 

Daripada harus menghadapi resiko tersebut, beberapa perusahaan lebih memilih untuk membeli nama domain yang serupa dan memarkirnya atau mengaitkannya pada website resmi. 

Selain itu, pelaku cybersquatting juga kerap berburu nama-nama domain potensial untuk kemudian dijual kembali kepada yang membutuhkan dengan harga fantastis. 

Hal seperti ini tentunya membuat banyak pihak kesusahan karena harus merogoh kocek yang besar. 

Untuk menghindari hal tersebut, memarkirkan domain bagus setelah menemukannya merupakan tindakan yang paling masuk akal.

3. Memberi Waktu Untuk Mengembangkan Bisnis

Tidak jarang ada yang sudah menemukan nama domain bagus namun bisnis masih dalam tahap perencanaan, dan kemungkinan launching masih beberapa bulan kedepan.

Nah, Anda bisa memanfaatkan parked domain sembari menunggu persiapan membangun bisnis selesai. 

Dengan begitu, tidak ada orang lain yang bisa memakai domain tersebut atau melakukan cybersquatting kepada Anda. 

Perbedaan Parked Domain dan Addon Domain

Parked Domain untuk Website yang Sedang Dibangun.

Di tengah masyarakat umum masih banyak yang mengalami kesalahpahaman seputar dunia digital karena ada banyak istilah nama yang hampir sama tapi punya arti berbeda. 

Termasuk istilah parked domain, addon domain, dan juga subdomain. 

Meskipun namanya hampir sama, tapi ketiga jenis domain tersebut memiliki fungsi yang berbeda. 

Agar tidak bingung, kami hadirkan penjelasannya di bawah ini!

  • Subdomain

Istilah pertama akan dibahas di sini adalah subdomain. 

Subdomain merupakan bagian tambahan dari domain utama yang digunakan untuk membagi website. 

Contohnya ketika di dalam website yang sama Anda ingin memiliki halaman dengan tampilan yang berbeda untuk pendaftaran anggota. 

Anda bisa memanfaatkan subdomain untuk membuatnya. 

Jenis domain ini dapat digunakan sesuai keinginan tanpa harus mengeluarkan budget tambahan untuk membeli domain baru.

  • Parked Domain

Parked domain adalah domain yang diparkirkan. 

Bisa dibuat tidak aktif alias tidak dikoneksikan ke layanan hosting dan website atau diaktifkan namun ditautkan ke domain utama yang digunakan sebagai website resmi Anda.

  • Addon Domain

Addon domain merupakan jenis domain yang ditambah ke hosting domain utama serta selanjutnya diarahkan ke sub direktori website. 

Artinya, domain tersebut akan menampilkan isi website subdirektori. 

Addon domain sering digunakan jika kelak ingin menggunakan satu hosting untuk beberapa domain tambahan. 

Dengan adanya jenis domain ini, Anda dapat memiliki beberapa website berbeda dengan hanya satu hosting saja.

Penutup

Secara garis besar, Anda bisa mengatakan parked domain adalah cara menyimpan domain yang aman, sehingga ketika diperlukan bisa langsung diaktifkan tanpa harus menanggung resiko sudah dibeli orang lain.

Selain itu, Anda juga dapat menyimpan parked domain untuk ditautkan ke website utama.

Sekarang Anda sudah paham bukan apa itu parked domain dan apa saja fungsinya?

Apakah Anda tertarik untuk menggunakannya?

Leave a Reply