September 30, 2022
Cara Membuat QR Code

Ketahui Cara Membuat QR Code dan Jenisnya

Ingin tahu cara membuat QR code dengan benar dan mudah? 

Artikel ini akan membahas cara membuat QR code tersebut hingga tuntas. 

Kecanggihan QR code bisa menyimpan data yang lebih besar dibanding barcode. 

Tak heran banyak yang menggunakannya untuk berbagai keperluan. Beberapa hal yang membutuhkannya, seperti keperluan bisnis hingga registrasi. 

Apa Itu QR Code?

Apa Itu QR Code

Sebelum membahas cara membuat kode QR, ada berbagai hal yang harus Anda ketahui, termasuk pengertian, funsi, dan jenis QR code. 

QR code adalah singkatan dari Quick Response Code, sebuah teknologi dua dimensi yang membuat proses pencarian informasi menjadi lebih praktis.  

Dewasa ini, tidak sulit untuk menemukan QR code karena teknologi ini terpampang di berbagai media.

Sebab hampir semua lini – seperti bisnis, pendidikan hiburan, dan lain sebagainya – menggunakan QR code di berbagai kesempatan.

Tampilannya berupa sebuah persegi dengan pola titik-titik kecil hitam dan putih, yang setiap elemennya memiliki makna masing-masing. 

Walaupun terlihat cukup sederhana, namun QR code menyimpan dapat banyak informasi penting. 

Dan informasi yang bisa disimpan QR code cukup panjang, yaitu berkisar antara 2089 hingga 4289 karakter.

Sehingga informasi seperti alamat URL, teks, nomor telepon, alamat gedung dan lain sebagainya sangat mungkin untuk diinput dalam QR code. 

Lebih lanjut, teknologi QR code juga banyak dijumpai di kemasan berbagai produk dan digunakan untuk menunjukkan informasi tambahan mengenai produk tersebut. 

Nah, jika Anda ingin mengetahui isi suatu QR code, Anda hanya memerlukan sebuah smartphone yang memiliki kamera dan aplikasi QR Scanner. 

Bagian-bagian dalam QR Code

Cara Membuat QR Code

QR code memiliki beberapa bagian khusus, dan masing-masing memiliki fungsi tersendiri:

Positioning Detection Makers

Positioning detection makers selalu terletak di bagian pojok kiri bawah QR code.

Bentuknya berupa kotak kecil dua lapis dan berfungsi untuk mengetahui orientasi kode.

Kotak ini juga berfungsi untuk memastikan aplikasi scanner mampu melakukan proses pembacaan kode secara cepat. 

  • Alignment Making

Alignment making berfungsi untuk menjaga agar permukaan QR Code tetap aman walaupun di cetak dalam media yang berbentuk melengkung. 

  • Timing Pattern

Timing pattern berfungsi sebagai data grid, jadi aplikasi scanner mengetahui seberapa besar matrik yang dimuat oleh sebuah QR code.

Bentuk bagian satu ini merupakan kotak-kotak kecil yang berderet mengular secara vertikal dan horizontal.

  • Version Information

Seiring kemajuan teknologi, kini sudah ada 40 jenis QR code yang berbeda-beda. 

Dan bagian version information ini dapat memberitahu aplikasi scanner jenis QR code apa yang sedang dipindai.

  • Format Information

Bagian ini menunjukkan toleransi error suatu QR code juga mempermudah scanner dalam menampilkan informasi yang ada di dalamnya.

  • Data and Error Correction Key

Data and Error Correction Key merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu QR code.

Sebab ia berfungsi sebagai tempat menyimpan semua data penting.

Bagian ini juga menjaga agar suatu kode bisa tetap dipindai walaupun mengalami kerusakan sebesar 30%.

  • Quiet Zone

Quiet zone merupakan bagian kosong yang berfungsi untuk memisahkan QR code dengan lingkungan sekitarnya, supaya scanner tidak mengalami kesulitan ketika melakukan proses pemindaian.

Jenis-Jenis QR Code

Apa Itu QR Code

QR code di pasaran punya banyak jenis yang tentunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak. Bagi yang ingin tahu, simak jenis-jenisnya berikut :

  • Kode QR Statis

Jenis QR code ini tidak dapat diedit lagi, termasuk informasi yang telah tersimpan di dalamnya. 

Kode QR sangat cocok untuk kepentingan pribadi pengguna.

Selain itu, pemakaian QR code statis biasanya dapat dilihat di  bitcoin, Wifi, Plain Text, vCard, dan Email.

Sayangnya, kode ini tidak disarankan untuk Anda yang akan menggunakannya untuk keperluan marketing.

  • Kode QR Dinamis

Berbeda dengan sebelumnya, kode QR ini dapat diperbarui, diedit, dan juga diubah sebanyak mungkin sesuai kebutuhan. 

Tak heran, jika jenis QR code ini cocok untuk kebutuhan bisnis dan marketing. 

QR code ini dapat dijaga ukurannya supaya tetap kecil. 

Pasalnya, data yang tersimpan di dalamnya tidak langsung disimpan. 

Namun, diarahkan ke suatu URL yang telah ditetapkan di QR code ini. 

Jenis QR code ini cocok untuk berbagai keperluan desain diantaranya seperti kemasan, brosur, dan kebutuhan lainnya. 

Lebih lanjut, pemakaian QR dinamis sering dijumpai di file pdf, kupon, pembayaran, media sosial, situs web bisnis, dan masih banyak lainnya.

Baca juga: Cari Tahu Perbedaan Copywriting dan Content Writing, Yuk!

Cara Membuat QR Code

Meskipun pakai teknologi canggih, tetap saja cara pembuatan QR code bisa dibilang mudah. 

Bagi Anda yang ingin membuatnya, berikut caranya :

  • Tentukan Terlebih Dahulu QR Code Ingin Digunakan Untuk Apa

Sebelum QR code dibuat, Anda harus tahu tujuan pembuatan QR code terlebih dahulu. 

Jadi, akan memudahkan dalam penentuan desain dan jenis QR code apa yang mau dibuat. 

Seperti untuk mempermudah pembayaran produk, mempermudah pelanggan mengakses Wifi, atau tujuan lain.

  • Buka QR Code Generator

Selanjutnya adalah membuka QR Code Generator untuk mempermudah pembuatan QR code yang mau dibuat. 

Banyak pilihan yang bisa digunakan, di antaranya seperti QR Code Monkey, The-qrcode-generator.com, QR Stuff, Visualead, dan Kaywa.

Semua situs yang disebutkan tadi dapat dipilih sesuai keinginan dan kebutuhan masing-masing pengguna. 

Anda cukup menyesuaikan dengan keperluan masing-masing.

  • Pilih Tipe Konten

Di dalam situs-situs tersebut, juga ada beberapa opsi untuk memasukan konten QR code yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. 

Misalnya seperti pilihan URL, SMS, vCard, Text, E-mail, PDF, dan Twitter. 

Oh iya, perlu dicatat bahwa setiap tipe konten tersebut punya bentuk yang berbeda. 

  • Tambahkan Data

Cara membuat QR code selanjutnya adalah memasukkan data yang diinginkan. 

Misalnya jika memilih opsi URL, Anda akan diminta untuk memasukkan tautan situs yang dimiliki. 

Namun, jika memilih opsi Twitter,  jangan lupa untuk menulis username.

  • Atur Desain QR Code

Setelah memasukkan data, Anda bisa mengatur tampilan QR code sesuai keinginan. 

Selanjutnya, juga ditawarkan pilihan frame QR code serta warna QR code yang ingin dipakai.

Anda juga bisa menambahkan logo perusahaan jika diperlukan. 

Penutup

Setelah mengatur desain QR code, Anda sudah selesai membuat QR code yang dibutuhkan. 

Jangan lupa untuk menguji coba QR code yang telah dibuat apakah sudah berfungsi dengan baik.

Kini Anda sudah tahu cara membuat QR code yang paling mudah. Ternyata tidak sulit, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *